Selasa, 18 Oktober 2011

Resep Maniieezz...


Resep Manis Untuk Diabetic


Kawand-kawand minggu ini aku akan membahas Resep Manis Untuk Diabetic… Jadi yang perlu kita tahu bahwa divonis mengidap diabetes bukan berarti harus menghindari makanan yang enak-enak dan beralih ke makanan yang gag enak..

Pengidap Diabetes bukan berarti musuh dari makanan yang manis-manis,, terutama coklat karena tidak dapat dipungkiri bahwa hampir setiap orang menyukai coklat tidak terkecuali penderita diabetes..
Coklat memang mengandung banyak kalori yang dapat meningkatkan kadar gula darah naik,, maka dari itu lah banyak penderita diabetes yang menahan-nahan diri untuk memakan cemilan lezat ini..

Eeiitss tapi jangan takut untuk pengidap diabetes aku punya Resep coklat yang cukup aman untuk dikonsumsi looh,, ini dia……. :

Diabetic Chocolate Balls

Bahan-bahan :
½ Cangkir – Mentega dengan suhu ruangan
2 Sendok Makan – Gula pasir
1/3 Cangkir – Gula yang telah dicairkan
1 ¼ Cangkir – Tepung
3 Sendok Makan – Coklat bubuk
½ Sendok Teh – Garam
¼ Cangkir – Kacang yang telah di cincang
2 Sendok Makan - Kismis

Membuat  Adonan Krim:
1. Masukkan gula pasir secukupnya.
2. Untuk membuat krim campurkan mentega dan gula pasir, aduk bersama hingga mengembang.
3. Tambahkan vanilli dan gula yang telah dicairkan kedalam adonan krim.
4. Aduk adonan dengan kecepatan sedang selama ½ menit.

Membuat Adonan Coklat :
1. Aduk bersama tepung, coklat bubuk dan garam dalam satu adonan.
2. Campurkan adonan coklat dengan adonan krim, lalu aduk dengan kecepatan rendah selama 1 menit sampai rata.
3. Tambahkan kacang dan kismis kedalam adonan.
4. Aduk hingga rata.
5. Bentuk adonan menjadi seperti bola dengan menggunakan sendok makan.
6. Tempatkan coklat bola pada loyang kue yang telah di lapisi alumunium foil.
7. Panggang pada suhu 3250 F selama 20-25 menit.
8. Setelah matang keluarkan Coklat dari oven dan dinginkan dengan temperature ruangan.

Variasi : Chocolate Mints Balls : Tambahkan ½ sendok teh peppermint kedalam adonan krim.
Jumlah Sajian : 20 buah Coklat Bola.
Takaran per saji : 2 buah Coklat Bola.

Selamat mencoba iia,, jangan lupa takaran per saji’a adalah 2 BUAH COKLAT BOLA perhari,, jangan lebih dan kalau bisa jangan setiap hari iia…

^_^

Dikutip dari : ALLtheCooks.com

Minggu, 09 Oktober 2011

Potensi Diabetes


Mengapa Perlu Dikenali???

Deteksi dini penting dilakukan untuk mengetahui potensi diabetes.  Jika terlanjur parah, komplikasi penyakit akan berujung gawat dan sulit diatasi.

Contoh komplikasinya, antara lain :
-          - Gangguan pada saraf dan pembuluh darah
-          - Kelumpuhan
-          - Hipoglikemi (kadar gula darah terlalu rendah)
-          - Impotensi
-          - Penyakit jantung & stroke
-          - Kebutaan

Mengerikan bukan???

Sebelum hal-hal tersebut terjadi kita harus melakukan pencegahan yang tentunya merupakan kesadarn diri sendiri. Pencegahan tersebut dapat dilakukan dengan :
-           
      - Cek gula darah setiap satu bulan sekali
-          - Menjaga pola hidup sehat
-          - Olahraga setiap hari
-          - Kurangi makanan berkarbohidrat
-          - Kurangi makanan yang mengandung pemanis buatan
-          - Gunakan gula yang rendah kalori

Tidak sulit kan untuk menjadi sehat dan terhindar dari diabetes??

Sebagai generasi yang masih muda-muda mulai dari sekarang kita harus menjaga pola makan sehat, kurangi makanan yang manis dan makanan yang enak-enak. Dan jangan lupa ingatkan orang-orang terdekat kita (terutama yang mengidap diabetes) untuk tetap menjaga pola hidup sehat.

Jumat, 30 September 2011

Kadar Gula


Kriteria Penegakan Diagnosis Diabetes Melitus

Glukosa Darah Puasa
Glukosa Darah Sewaktu
Normal
<100 mg/dl
140 mg/dl
Pra-diabetes
100-125 mg/dl
140-199 mg/dl
Diabetes
≥ 126 mg/dl
≥ 200 mg/dl

Pengobatan dan Penanganan Diabetes


Pengobatan dan Penanganan Penyakit Diabetes

Penderita diabetes tipe 1 umumnya menjalani pengobatan therapi insulin (Lantus/Levemir, Humalog, Novolog atau Apidra) yang berkesinambungan, selain itu adalah dengan berolahraga secukupnya serta melakukan pengontrolan menu makanan (diet).

Pada penderita diabetes mellitus tipe 2, penatalaksanaan pengobatan dan penanganan difokuskan pada gaya hidup dan aktivitas fisik. Pengontrolan nilai kadar gula dalam darah adalah menjadi kunci program pengobatan, yaitu dengan mengurangi berat badan, diet, dan berolahraga. Jika hal ini tidak mencapai hasil yang diharapkan, maka pemberian obat tablet akan diperlukan. Bahkan pemberian suntikan insulin turut diperlukan bila tablet tidak mengatasi pengontrolan kadar gula darah.

Rabu, 28 September 2011

Diabetes Melitus



Diabetes Melitus (DM), berasal dari bahasa Yunani yaitu diabainein, tembus atau pancuran air, sedangkan dalam bahasa Latin mellitus berarti rasa manis yang juga dikenal di Indonesia dengan Penyakit Kencing Gula. Diabetes Melitus adalah kelainan metabolis yang disebabkan oleh banyak factor, dengan simtoma berupa hiperglisemia kronis dan gangguan metabolism karbohidrat, lemak dan protein, sebagai akibat dari :
  • ·         Defisiensi sekrsi hormone insulin, aktivitas insulin, atau keduanya.
  • ·         Defisiensi transporter glukosa
  • ·         Atau keduanya.


Penyakit kencing manis pada umumnya diakibatkan oleh konsumsi makanan tidak terkontrol atau sebagai efek samping dari pemakaian obat-obat tertentu. Berikut ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan seseorang beresiko terkena diabetes :
  •  Faktor keturunan.
  •  Kegemukan / obesitas biasanya terjadi pada usia 40 tahun.
  •  Tekanan darah tinggi.
  •   Angka Triglycerid (salah satu jenis molekul lemak) yang tinggi.
  • Level kolestrol yang tinggi.
  • Gaya hidup modern yang cenderung mengkonsumsi makanan instan.
  •  Merokok dan stress.
  • Terlalu banyak mengkonsumsi karbohodrat.
  •  Kerusakan pada sel pankreas.